Laman

Senin, 22 Juli 2013

Perbedaan

Perbedaan. Satu kata itu udah ga asing lagi di telinga kita. Kita semua tau itu. Beda itu ga sama. Aku berbeda, kamu berbeda, dia berbeda, kita semua berbeda. Kita sudah menyadari itu. Sering kali perbedaan itu dijadikan topik diskusi paling menarik. Dari dulu sampe sekarang topik itu masih aja relevan untuk diperbincangkan.

Menurut kalian nih, kenapa bisa gitu? Itu karna umumnya orang belum bisa menerima perbedaan. Makanya masih aja enak untuk diomongin (makanan kale, enak).. Ga jarang orang berantem karna beda pendapat. Itu berarti dia belom siap hidup dalam keberagaman.

Masing-masing orang tu berbeda, unik. Punya pemikiran sendiri. Hanya saja, masih ada yang merasa pemikirannya, pendapatnya itulah yang paling benar. Ini nih yang berdampak buruk terhadap perbedaan yang sebenarnya itu indah. Beberapa orang mau menyeragamkan perbedaan. Ya jelas ga bisa.

Kadang perbedaan ini juga jadi alasan untuk orang membenarkan perbuatannya yang sebenarnya merugikan. Misalnya nih ada orang yang bentar-bentar emosional dan beralasan kalau itu dirinya, dan dia emang gitu karna dia bukan orang lain, itu dirinya apa adanya. Helllooooo!!! Perbedaan itu indah kalo kita menempatkannya di posisi yang benar! Bukan untuk membenarkan sikap/sifat yang jelek.

Perbedaan tiap orang juga kadang membuat kita sulit melakukan sesuatu yang 'bukan diri kita banget' yang mungkin sebenarnya baik. Emang bener yang orang bilang 'musuh terbesar kita adalah diri kita sendiri'. Kadang kita tau kalo sesuatu itu baik, namun ego kita menolak untuk melakukannya.

Kamu mungkin orangnya keras kepala, kamu mungkin orangnya egois, kamu mungkin orangnya sulit mengucapkan kata maaf atau bahkan orang yang ga bisa memaafkan orang yang nyakitin kamu seperti orang lain yang lemah lembut atau pemaaf. Karna kamu ya kamu. Tapi aku yakin kalo dengan kasih, kamu bisa melakukan hal-hal baik yang di luar 'kepribadianmu' yang bahkan kamu sendiri ga nyangka bisa melakukannya.

Kamu boleh berbeda. Tapi ingat, jangan jadikan keunikan diri kamu tuh alasan untuk menyakiti orang lain. Kamu boleh berbeda, tapi kasih itu mengerjakan hal yang sama : kebaikan. Intinya, kasih mampu membuat kamu melakukan hal-hal di luar kepribadianmu. Silahkan direnungkan sendiri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar