Laman

Selasa, 21 Mei 2013

Speechless

Hmm, yang mau aku bagiin kali ini adalah tentang percaya. Yah, bicara soal iman pasti ga lepas sama yang namanya percaya. Ya ga??  Ya dong! :) Orang Kristen itu selalu dibilang orang percaya. Namun kadang dalam kenyataannya ketika menghadapi masalah yang cukup berat, percaya-nya orang percaya itu kadang harus dipertanyakan lagi. Misalnya ketika menghadapi wawancara kerja, kita udah doa menyerahkan semua keputusan di tangan Tuhan. Tapi, kadang dalam hati tu masih ada keraguan. "Tuhan, aku ketrima ga ya?", "Tuhan, kalo aku ga ketrima gimana dong?". Dan masih banyak contoh yang lainlah. Kadang, walaupun kita udah menyaksikan gimana Tuhan menolong kita, di kasus tertentu kita masih juga sedikit takut.

Nah, termasuk akupun kayak gitu. Nah loh. Beberapa waktu lalu, aku sama sodara sodari pengurus Persekutuan Doa (PD) di fakultasku ngadain Live In. Pada tau kan Live In itu apa? Itu lho, tinggal bareng penduduk si suatu desa, hidup sebagai bagian dari keluarga di sana, apa yang mereka makan kita ikut makan, apa yang mereka kerjain itu juga yang kita kerjain. Hidup sebagai mereka-lah intinya. Nah, untuk ngadain kegiatan yang kita targetkan diikuti oleh 60 orang termasuk kita pengurus PD dan satgasnya tuh, kita butuh dana yang cukup besar, mendekati 9 jutaan deh.

Nah, persiapan kita tuh kita mulai dari bulan Januari akhir. Sementara kegiatan kita agendain tanggal 2 - 4 Mei kemaren. Bukan hal yang gampang kita cari dana untuk bikin kegiatan itu. Tiap minggu kita edarin list makanan, tiap ada acara wisudaan kita bikin stand jualan, kalo ga kita keliling nawarin ke orang-orang yang hadir di acara wisudaan. Bukan cuma itu aja, kita ngamen di kampus, ngamen keliling kota malem-malem, bahkan jualan baju bekas di pasar pagi. Dan pas tanggal 20an April itu jumlah usaha dana (usda) kita tuh udah mencapai 2 juta. Puji Tuhan! Kita berharap banyak tuh sama kontribusi dari peserta dan kita sendiri sebagai satgas. Tapi ga semua yang kita harapkan itu sesuai kenyataan. Teman-teman peserta ada yang belom bisa bayar saat itu, jadi kekurangan dana kita yang semula kita targetkan cuma 2 jutaan, naik tinggi! 

Di mulut sih, kita bilang "Santai aja, kita punya Bapa kok." Tapi, walaupun begitu agak panik juga. Udah tinggal beberapa hari lagi, dan dana kita masih kurang banyak. Aku lupa tepatnya tanggal berapa, kita dipanggil Lembaga Kemahasiswaan Fakultas. Kata teman-teman LKF, sebagian dana kita bisa ditanggung Ikatan Keluarga Mahasiswa. Tapi paling cepat tuh dananya cair 2 minggu setelah proposalnya naik ke bagian keuangan. Hahaha, kita sedikit berbesar hati sih waktu itu. Tapi kemudian bingung juga, dananya turun setelah abis kegiatan. Hehehe.. Mana waktu ngurus proposal, banyak revisinya jadi semakin lama naiknya ke bagian keuangan.

Akhirnya kita memutuskan untuk tetap usaha dana dan sebenarnya mau minjem dari kas biar bisa menutupi kekurangan yang lain. Meskipun begitu, ternyata uang di kas tuh ga bisa nutupin kekurangan dana kita. Singkat cerita, tibalah H-1. Sebelumnya ada 1 sodaraku bilang kalo ada sumbangan dari NoName (NN) untuk PD. Yah, aku senang walaupun ga berharap terlalu banyak. Begitu kita ngumpul di kosnya kakak senior kita di PD, baru sodara sodara yang lain mengeluarkan amplop dari NN-NN yang lain. Dan itu bikin sodaraku yang bendahara PD bingung nerima begitu banyak uang. Aku dan sodara sodaraku yang lain cuma bisa diem, terkagum, terpana. Speechless.

Ih, hebat banget Tuhan tuh. Ada aja caraNya nolongin kita. Bukan cuma lewat materi aja, tenagapun Dia kasih buat bantu kita. Secara pribadi aku tuh selalu dibuat terpesona oleh Sosok Super Keren itu. Dia, ga pernah berubah. Dia yang dulu nolongin kita melewati masalah demi masalah masih sama. Dia bakal nolong kita lewatin masalah di depan. Ini jadi kesaksian buat aku dan sodara sodaraku. Aku jadi inget Firman ini, "Karena itu, saudara-saudaraku yang kekasih, berdirilah teguh, jangan goyah, dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan! Sebab kamu tahu, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia-sia." 1 Korintus 15 : 58. Dan itu terbukti.

Sampai sekarang waktu aku nulis ini, proposal kita masih dalam proses dan belum sampai ke bagian keuangan. Namun Tuhan tuh buat semua indah banget. Tuhan tuh bukan cuma mencukupkan kita tapi juga buat kita berlimpah. Aku ga bilang soal materi, tetapi sukacita :). Aku dan sodara sodara jadi belajar soal percaya. Percaya jangan setengah-setengah. Kita aja sampai dibuatNya speechless. Sekalipun teman-teman nanti masih ada ketakutan dan keraguan, jangan lama-lama tinggal dalam takut sama ragu itu. Lempar jauh-jauh dan percaya total deh sama TUHAN! Mari belajar percaya secara total. 
Tuhan Yesus memberkati :)