Laman

Senin, 22 Juli 2013

Keadilan Or Kasih??

Keadilan dan kasih adalah dua hal yang berbeda namun ga bisa dipisahkan. Banyak orang mau mengusahakan keadilan, berjuang mati-matian untuk memperolehnya namun melupakan kasih. Tanpa keadilan, kasih itu ga nyata. Dan tanpa kasih, keadilan itu omong kosong belaka.

Jangan karna kita kita diperlakukan ga adil kita mau orang merasakan hal yang sama seperti yang kita rasakan. Misalnya kita dilupakan atau ga diperhatiin temen, trus kita ga mau merhatiin temen biar mereka juga merasakan hal yang sama seperti yang kita rasain, dengan alibi biar adil. Lucu sekali!! Itu yang namanya 'keadilan tanpa kasih'. Menurut kamu itu bener ga??

Sementara kasih, ga akan disebut kasih kalo kita tu milih-milih. Karna kasih tu ga memilih kamu temenku atau bukan, kamu cakep atau enggak, kamu anak orang kaya atau miskin, kamu pinter atau bodoh. Kasih itu memperlakukan semua orang sama. Itu kasih yang adil.

Jadi jika suatu saat kamu ditanya mana yang akan kamu pilih, kasih atau keadilan, ya jawabannya ya dua-duanya. Kasih dan keadilan itu harus jalan bersamaan. Tapi inget tanpa kasih, usaha kita untuk menciptakan keadilan itu sia-sia. Kasih itu tidak menuntut kita diperlakukan adil agar dapat memperlakukan orang lain dengan adil. Jadi, milikilah kasih terlebih dahulu. Karna kasih itu dasar dari segala sesuatu, kasih itu menutupi segala sesuatu. 



Perbedaan

Perbedaan. Satu kata itu udah ga asing lagi di telinga kita. Kita semua tau itu. Beda itu ga sama. Aku berbeda, kamu berbeda, dia berbeda, kita semua berbeda. Kita sudah menyadari itu. Sering kali perbedaan itu dijadikan topik diskusi paling menarik. Dari dulu sampe sekarang topik itu masih aja relevan untuk diperbincangkan.

Menurut kalian nih, kenapa bisa gitu? Itu karna umumnya orang belum bisa menerima perbedaan. Makanya masih aja enak untuk diomongin (makanan kale, enak).. Ga jarang orang berantem karna beda pendapat. Itu berarti dia belom siap hidup dalam keberagaman.

Masing-masing orang tu berbeda, unik. Punya pemikiran sendiri. Hanya saja, masih ada yang merasa pemikirannya, pendapatnya itulah yang paling benar. Ini nih yang berdampak buruk terhadap perbedaan yang sebenarnya itu indah. Beberapa orang mau menyeragamkan perbedaan. Ya jelas ga bisa.

Kadang perbedaan ini juga jadi alasan untuk orang membenarkan perbuatannya yang sebenarnya merugikan. Misalnya nih ada orang yang bentar-bentar emosional dan beralasan kalau itu dirinya, dan dia emang gitu karna dia bukan orang lain, itu dirinya apa adanya. Helllooooo!!! Perbedaan itu indah kalo kita menempatkannya di posisi yang benar! Bukan untuk membenarkan sikap/sifat yang jelek.

Perbedaan tiap orang juga kadang membuat kita sulit melakukan sesuatu yang 'bukan diri kita banget' yang mungkin sebenarnya baik. Emang bener yang orang bilang 'musuh terbesar kita adalah diri kita sendiri'. Kadang kita tau kalo sesuatu itu baik, namun ego kita menolak untuk melakukannya.

Kamu mungkin orangnya keras kepala, kamu mungkin orangnya egois, kamu mungkin orangnya sulit mengucapkan kata maaf atau bahkan orang yang ga bisa memaafkan orang yang nyakitin kamu seperti orang lain yang lemah lembut atau pemaaf. Karna kamu ya kamu. Tapi aku yakin kalo dengan kasih, kamu bisa melakukan hal-hal baik yang di luar 'kepribadianmu' yang bahkan kamu sendiri ga nyangka bisa melakukannya.

Kamu boleh berbeda. Tapi ingat, jangan jadikan keunikan diri kamu tuh alasan untuk menyakiti orang lain. Kamu boleh berbeda, tapi kasih itu mengerjakan hal yang sama : kebaikan. Intinya, kasih mampu membuat kamu melakukan hal-hal di luar kepribadianmu. Silahkan direnungkan sendiri.

Selasa, 16 Juli 2013

Take it or leave it?

Dan DIA punya banyak sekali cara untuk ajar beta, lu, katong. Baik itu lewat sukacita, atau dukacita yang katong alami. Ketika lu menyadari kalo apa yang lu harapkan sonde sesuai dengan lu pung keinginan, ya syukuri itu. Karena mungkin dalam lu pung usaha untuk meraih apa yang lu inginkan, lu andalkan lu pung diri sendiri, bukan DIA. Jadi lu dapat kesempatan untuk belajar karmana mengedepankan DIA dan sonde andalkan lu pung diri. 

Yang katong perlu adalah memiliki hati yang mau dibentuk. Karena ketika katong mengeraskan hati, DIA pung maksud, rencana atas katong sonde tersampaikan dan katong kehilangan kesempatan berharga untuk jadi pribadi yang lebih bae. Jadi lu pilih yang mana? Lu mau keraskan hati ko kehilangan kesempatan, atau lu mau menyerahkan hati untuk dibentuk Tuhan untuk jadi pribadi yang luar biasa?

There is a chance to be greater than before. TAKE IT OR LEAVE IT?