Sudah
seharusnya kita bertumbuh. Benih yang sudah ditanam, disirami dan dipupuk sejak
lama sudah semestinya mengalami pertumbuhan. Apalagi sudah menerima sinar
matahari setiap harinya. Sudah seharusnya ia bertumbuh menjadi sebuah pohon
kecil yang kemudian menjadi besar, berbuah yang baik dan dapat dinikmati banyak
orang. Bukan saja buahnya yang dapat dimakan, tetapi juga pohonnya dapat
dijadikan tempat berteduh dari terik matahari.
Sudah
seharusnya kita melangkah lebih jauh lagi. Lebih dewasa dalam iman akan Yesus
Kristus. (Ibrani 5 : 11-14; 6 : 1 – 8). Lebih berkobar-kobar lagi dalam
melayani Dia, menjadi berkat dalam tutur, tindakan, kasih, kesetiaan dan
kesucian (I Timotius 4 : 12). Bukan hal yang mudah, karena ada ilalang, wabah
yang mungkin menyerang kita dalam pertumbuhan. Namun karena kita memiliki
Pribadi yang setia menjaga kita, merawat kita dari wabah, maka kita tidak boleh
menyerah untuk tetap bertumbuh dan akhirnya berbuah.
Terserah
sebenarnya mau berbuah atau tidak. Tapi nasib pohon yang tidak berbuah,
dipotong dan dibakar. Begitulah kita jika tidak memberkati orang lain. Berbuah atau
tidak itu pilihan. Dan berbuah itu salah satu bukti bahwa kita bertumbuh.
Keep
growing up!